Walikota Kendari Apresiasi Gerak Cepat Polresta Kendari Ringkus Pelaku Teror Pembusuran
Hukri

Walikota Kendari Apresiasi Gerak Cepat Polresta Kendari Ringkus Pelaku Teror Pembusuran

Walikota Kendari Apresiasi Gerak Cepat Polresta Kendari Ringkus Pelaku Teror Pembusuran

Sulkarnain Kadir Apresiasi Polresta Kendari Gerak Cepat Meringkus Pelakui Teror Pembusuran Beberapa hari terakhir Kota Kendari diteror dengan aksi pembusuran sejak Sabtu (19/3/2022) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polresta Kendari.

Ia mengapresiasi aksi cepat pihak kepolisian yang sudah menangkap beberapa pelaku pembusuran.  “Sudah ada beberapa yang ditangkap dan sudah diproses, kita apresiasi dari pihak kepolisian Polresta Kendari yang sudah bergerak cepat,” kata Sulkarnain.  Diketahui peristiwa penyerangan dan pembusuran kembali ‘meneror’ warga di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), beberapa hari terakhir ini.

Penyerangan orang tak dikenal (OTK) menggunakan senjata tajam seperti busur panah itu terjadi disejumlah lokasi secara terpisah. Teranyar, sekelompok OTK dikabarkan menyerang salah satu tempat pencucian motor dengan menggunakan busur di kawasan Kambu, Anduonohu, Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Rabu (23/03/2022).

Peristiwa itu hanya sehari berselang setelah peristiwa pembusuran di kawasan Kendari Beach (Kebi), pada Selasa (22/03/2022).

Setelah sebelumnya sekelompok OTK bersenjata tajam busur dikabarkan menyerang salah satu apotek di kawasan Puuwatu pada Sabtu (19/03/2022) sekitar pukul 22.00 Wita.  Diharapkan pemberian hukuman ini memberi efek jera bagi pelaku maupun yang lainnya, agar tidak terjadi lagi kasus pembusuran maupun kasus kejahatan lainnya.  “Jangan sampai ada yang berpikir untuk mengganggu kondusifitas di daerah kita, situasi kita sekarang sedang membangun daerah, ingin memulihkan dari situasi pandemi Covid-19, jangan sampai kita terganggu dengan situasi keamanan,” bebernya.

Disinyalir, beberapa pelaku pembusuran adalah para remaja.

Sulkarnain menyebut dalam menangani kasus kejahatan yang dilakukan oleh remaja atau anak-anak, dibutuhkan peran semua pihak, baik itu orangtua, kerabat, teman hingga peran pemerintah.  Diantaranya mengalihkan perhatian anak-anak dalam hal ini diarahkan dan melibatkan mereka kepada kegiatan positif dan bermanfaat.

“Kita tidak melihat hal ini dari satu sisi, tapi semua pihak bertanggung jawab agar anak-anak kita, generasi muda jangan sampai mereka terjerumus pada kelompok tertentu,” ujarnya.  “Makanya saya support pada kegiatan olahraga, kegiatan kemasyarakatan, sosial, melibatkan generasi muda supaya mereka tidak cenderung pada aktivitas yang sifatnya negatif,” imbuhnya.

Leave feedback about this

  • Quality
  • Price
  • Service

PROS

+
Add Field

CONS

+
Add Field
Choose Image
Choose Video
X