Polisi Kendari Himbau Waspada Penyebaran Berita Hoax.

0
80

Bhabinkamtibmas Polsek Mandonga Polres Kendari, Aipda. Muh. Tang melaksanakan kegiatan
sambang serta dialogis bersama masyarakat dan berikan himbauan agar selalu
waspada dengan maraknya penyebaran berita hoax, Jum’at (06/11/2019).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari, kegiatan sambang warga ini rutin dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas di wilayah Kelurahan binaannya setiap hari, guna mendekatkan diri kepada masyarakat dan juga memberikan pesan – pesan kamtibmas diantaranya menghimbau kepada warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya tindak kriminal.

Peran warga masyarakat sangat penting, artinya untuk mencegah masuknya paham radikalisme dan ditangan warga masyarakat yang bijak akan tumbuh jiwa cinta tanah air, sangat efektif dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban dilingkungan binaannya, Bhabinkamtibmas terlihat duduk dan bercakap – cakap dengan warga, kegiatan yang seperti ini sudah sering terlihat, dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya begitu saja terhadap berita yang ada di sosial media, karena beritanya belum tentu benar dan tidak bisa dipertanggung jawabkan. “ Kami berharap masyarakat lebih bijak dan cerdas dalam menyingkapi berita hoax, jangan mudah percaya dan teliti kebenarannya sebelum Share ke akun Sosial media mereka masing – masing, karena hoax sudah menjadi ancaman bangsa yang dapat merusak persatuan dan kesatuan ”, Ujar Aipda. Muh. Tang.

Kapolsek Mandonga, AKP. I Ketut Arya Wijanarka, S.H, S.I.K, mengungkapkan bahwa seiring pesatnya perkembangan pemberitaan di media masa, baik media Televisi maupun media sosial lainnya, seolah memberikan ruang kepada masyarakat dapat mengakses segala pemberitaan dengan seluas – luasnya, hal ini yang mendorong petugas Kepolisian berkepentingan untuk memberikan pemahaman, baik kepada para tokoh, maupun warga masyarakat umum, sebab pemberitaan yang beredar tidak semuanya benar bahkan ada pemberitaan yang bersifat hoax (bohong) maupun pemberitaan yang mengandung unsur provokasi kepada masyarakat. Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here