Sejumlah Ormas di Kendari Tolak Kedatangan Nikita Mirzani

0
298

Artis sensasional Nikita Mirzani diagendakan bakal manggung di D’Liquid Claro Hotel Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu malam (30/11).ADVERTISEMENT

Namun, kedatangan Nikita mendapat penolakan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Kota Kendari. Di antaranya Gerakan Muda Nusantara (Gema) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Muhamaddiyah Kendari.Aksi penolakan itu dilakukan Gema Nusa dengan menggelar aksi demonstrasi penolakan Nikita di Gedung DPRD Kota Kendari dan di Grand Claro Hotel Kendari, Jumat sore (29/11).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gema Nusa M Hazratul Ansar mengatakan, penolakan yang dilakukan pihaknya didasari atas tindakan Niki yang kerap mempertontonkan aksi vulgar dan bergaya tak senonoh.Aksi-aksi tak senonoh yang bakal dilakukan Nikita di Liquid, lanjut Ansar, sangat tak pantas diperagakan di Kota Kendari yang menyandang kota bertakwa.”Kami menolak Nikita karena dia kerap menampilkan bagian-bagian vital dari tubuh perempuan, jika itu ditonton oleh para generasi kita di Kendari, maka itu adalah pendidikan terburuk dan melanggar asusila,” jelas Ansar, Sabtu (29/11).

Ansar bilang, Gema Nusa mendesak Pemerintah Kota Kendari maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk membatalkan aksi panggung Niki.

20191129_153040.jpg
Perwakilan massa saat ditemui pihak Grand Claro Hotel Kendari. Foto : Wiwid Abid Abadi/kendarinesia

Ansar menegaskan, jika Nikita Mirzani tetap hadir dan tampil di Liquid, maka pihaknya akan melakukan boikot di Claro Hotel Kendari.Selain Gema Nusa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UMK juga menolak kedatangan wanita yang kerap disapa Nyai itu.Menurut Ketua HMI Komisariat UMK, Rasidin, kedatangan Nikita di Kota Kendari membuat preseden buruk bagi kota yang berjuluk kota bertaqwa. Selain itu, Nikita yang kerap berpenampilan vulgar akan sangat berpengaruh negatif bagi generasi muda kota Kendari.Untuk itu, pihaknya juga mendesak Pemkot Kendari, DPRD Kota Kendari untuk membatalkan penampilan Nikita di Liquid Claro Kendari.

Manager Entertainment Grand Claro Hotel Kendari, Suparmin menjelaskan, kedatangan Nikita ke Liquid Kendari hanya untuk bermain disc jockey (DC), dan tidak akan tampil vulgar seperti dibeberapa konten media sosialnya.”Nikita tidak tampil seperti yang ada di konten media sosialnya atau akun youtubenya. Nikita hanya akan tampil untuk bermain DJ,” jelasnya.Suparmin juga menjelaskan bahwa pihaknya mengundang Niki bukan untuk tampil tidak vulgar  atau mengajak ke sesuatu yang sifatnya tidak senonoh.”Tidak ada unsur yang mengajak atau dengan etika tidak senonoh, itu tidak ada. Makanya kita juga kaget penolakan ini. Lagian, Nikita ini sudah yang dua kali datang kesini, dan ini yang ketiga,” pungkasnya.Sementara itu Public Relation Grand Claro Hotel Kendari, Richi, menjelaskan bahwa antusias sebagian masyarakat yang akan menyaksikan Nikita sangat besar.

“Segi antusias saya rasa sangat besar, tiket kami untuk free sale saja sudah habis terjual. Jadi kalau ormas itu mengatakan bahwa penolakan itu adalah perwakilan dari masyarakat Kota Kendari, masyarakat yang mana dulu, karena animo dari konser ini sangat besar sekali,” ujarnya.Disinggung juga soal penampilan Nikita yang kerap tampil vulgar, Richi menjelaskan bahwa Niki masih tampil wajar di dunia entertain.”Nikita masih tampil sewajarnya kok di dunia entertain. Kalau misal Nikita tampil seksi di mal atau tempat terbuka itu bisa saja akan buruk, tapi dia tampil di tempat tertutup. Lagian kami tidak membuka penampilan ini untuk usia di bawah umur, kami hanya melayani pembelian tiket untuk yang di atas 18 tahun dan yang memang mau lihat Nikita,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here