Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Kendari menetapkan tersangka dalam pengungkapan kasus korupsi pengadaan tanah Untuk lokasi tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) di desa Morobea Kec. Wawonii Tengah Kab.Konawe Kepulauan Dalam kasus itu, mengakibatkan kerugian negara senilai ratusan juta rupiah.

Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto. SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Sofwan Rosyidi,S.I.K. dalam Press Conferencenya di Mapolres Kendari, menyebutkan, tersangka yang berinisial HRN (53) dan MN (49), merupakan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang berada di lingkungan pemda Kab. Konawe kepulauan. Selasa (17/3/2020)

Baca Saja: Polisi Kendari Wakafkan Tanah untuk Pembangunan Sebuah Masjid

Modus dari Kedua tersangka ini bersama sama melakukan pemalsuan data kepemilikan tanah sebagai dasar unutk dilakukan pembayaran dalam pengadaan tanah lokasi TPA yang beradah di Kab. Konawe Kepulauan, hasil dari pembayaran tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi “Ucap Kapolres”.

Dalam kasus ini penyidik Barang bukti berupa SK Bupati, Surat penyataan penguasaan fisik, dokumen permintaan pembayaran serta dokument pembayaran

Dijelaskan juga bahwa kasus ini terungkap berawal dari adanya audit dari BPKP pada tahun 2016. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh anggota Unit Tipikor Satreskrim Polres kendari

Kedua tersangka ini di kenakan pasal 2, pasal 3, pasal 9 Undang Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidanan Korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara.

Baca Saja: Polisi Kendari Lawan Corona, Kapolres Kendari Cek Semua Kondisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here